Ketika Raja Salomo mendapat kesempatan untuk meminta apa yang ia inginkan, ia tidak meminta umur panjang, kekayaan, atau nyawa musuh, tetapi ia meminta pengertian untuk memutuskan perkara hukum. Salomo tidak meminta kenyamanan atau kemudahan, tetapi ia meminta hikmat sebagai bekal agar ia dapat melakukan tugasnya dengan baik. Pilihan Salomo itu tepat sebab Allah sendiri memandang permintaan itu baik. Allah mengabulkan, bahkan memberikan juga apa yang tidak dimintanya, yaitu kekayaan dan kemuliaan.
Youth, kesehatan, berkat, dan perlindungan sudah kita dapatkan. Namun, tanpa hikmat dari Tuhan, kita akan selalu merasa kurang, selalu merasa terancam, selalu hidup di dalam kekhawatiran. Hikmat Tuhanlah yang paling kita butuhkan. Dengan hikmat dari Tuhan itu, kita akan mampu untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Kita juga akan mampu untuk melihat penyertaan Tuhan dalam hidup kita setiap hari. Dengan demikian, kita tidak akan lagi merasa khawatir akan hari esok. Kita juga tidak akan khawatir untuk memasuki tahun yang baru sebab kita tahu bahwa Tuhan senantiasa menyertai kita. Senantiasa berdoa dan merenungkan firman Tuhan, maka hikmat-Nya akan menyertai kita.
1 komentar:
Sungguh bijaksana Raja Sulaeman..
Posting Komentar