Janganlah kamu menjadi pasangan yang tidak seimbang, namun
jadilah pasangan yang sepadan. Sebab apakah persamaan kebenaran dan
kedurhakaan? Bagaimana Terang dan Gelap bisa bersatu? (2Kor.6:14)
"Saya yakin saya akan bisa memenangkan pacar saya, dan membuat dia
bertobat masuk Kristen". Apabila saudara berkata seperti ini, maka
percayalah, 90% kemungkinan yang terjadi adalah sebaliknya. Justru saudaraku
lah yang 90% kemungkinan akan tertarik keluar.
Dan bahkan nilai prosentasenya bisa semakin tinggi jika saudari adalah wanita.
Janganlah kamu merupakan pasangan
yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah
terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat
bersatu dengan gelap? (2Kor.6:14)
Dasar dari sebuah hubungan itu seharusnya adalah Iman. Dengan memiliki dasar
kepercayaan yang sama, maka jika suatu saat nanti sudah menikah dan terjadi
masalah-masalah -dan ini sudah pasti terjadi di dalam semua rumah tangga-, maka
pernikahan saudara akan tetap terjaga dengan baik karena persamaan Iman lah
yang akan menyatukan saudara suami istri.
Namun jika dasar Iman saudara berbeda, sebaliknya. Sepanjang hidup, setiap kali
bermasalah/berantem, pasti akan teringat akan perbedaan agama itu, dan
cenderung terdorong untuk kembali ke agamanya yang lama.
Banyak sekali saya sudah temui rumah tangga yang berbeda agama. Alih-alih
membuat rumah tangga mereka bersatu semakin kokoh, justru sebaliknya agama lah
yang membuat mereka berpisah dan bercerai.
Karena perbedaan prinsip katanya. Loh? Kan dari awal sudah tau berbeda prinsip.
:)
Percayalah saudara, Terang dan Gelap tidak bisa bersatu. Jangan bermain-main
dengan kebahagiaan seumur hidup saudara. Pilihlah yang terbaik. Yang sesuai
dengan kehendak Tuhan.
Jika pasangan kita tidak seiman, maka kita tidak bisa menuntut kepada Tuhan; "Tuhan
ini bagaimana kok keluargaku, rumah tanggaku kenapa ngga bahagia? Tolong
Tuhan!!" Heii, maaf anda sudah berada di luar garansi yang Tuhan
berikan.
Sebaliknya jika pasangan kita adalah pasangan yang seiman, pasangan yang
seimbang, pasangan yang sepadan. Maka kita memiliki jaminan kebahagiaan dalam
Rumah Tangga kita. Dan itu Tuhan sendiri yang menjamin kita. Baca Ulangan
28:1-14.
Saya berdoa semoga saudara mendapatkan jaminan kebahagian itu, jangan
terkena tipu daya iblis untuk menukarnya dengan pasangan yang tidak sepadan.
Amin.
